Subnetting Dan Perhitungannya
kali ini saya akan share tentang apa itu subnetting dan bagaimanan perhitungannya, tanpa basa basi lagi ini dia... yang pertama kita bahas adalah subnetting, ini tampilannya buat gambaran aja biar ndak bingung ok..
Apa Itu Subnetting ...?
berasal dari kata subnet yang artinya suatu sub jaringan yang lebih kecil, Sedangkan subnetting adalah proses memecah IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil. Untuk IP itu contohnya seperti IP Class A, B, C, D, dll. Dan setelah kita tahu apa itu subnetting selanjutnya kita lihat bagaimana cara perhitungannya.
Untuk perhitungan subnetting ada dua cara yang pertama binary yang relatif mudah dan cara khusus yang lebih cepat.
Secara umum jika ip ditulis seperti biasa maka hanya di tulis 192.168.1.1 atau 192.168.2.1/24 keterangan "/24" itu artinya jika di tulis sama dengan 255.255.255.0 atau disebut pervic atau CIDR bilangan binernya 11111111.1111111.1111111.00000000 (255.255.255.0) per bit ada delapan biner.
ini tabel buat contekan agar lebih mudah,
Subnetting Pada IP Class C
Latihan pertama kita coba selesaikan soal berikut pada network address 192.168.1.0/26 tentukan :
a. Jumlah Subnet
b. Jumlah Host per subnet
c. Block subnet
d. Host dan Broadcast yang valid atau IP yang bisa digunakan
Penyelesaian -->
IP address 192.168.1.0/26, berarti klas c. subnet mask /26 berarti
atau jika di tulis angka 255.255.255.192
a. Jumlah subnet = 2x dimana x adalah banyaknya binary "1" pada kolom terakhir untuk kelas C dan untuk kelas A di kolom ke 3 dan Kelas B di kolom ke 2, subnet 22 = 4 subnet.
berasal dari kata subnet yang artinya suatu sub jaringan yang lebih kecil, Sedangkan subnetting adalah proses memecah IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil. Untuk IP itu contohnya seperti IP Class A, B, C, D, dll. Dan setelah kita tahu apa itu subnetting selanjutnya kita lihat bagaimana cara perhitungannya.
Untuk perhitungan subnetting ada dua cara yang pertama binary yang relatif mudah dan cara khusus yang lebih cepat.
Secara umum jika ip ditulis seperti biasa maka hanya di tulis 192.168.1.1 atau 192.168.2.1/24 keterangan "/24" itu artinya jika di tulis sama dengan 255.255.255.0 atau disebut pervic atau CIDR bilangan binernya 11111111.1111111.1111111.00000000 (255.255.255.0) per bit ada delapan biner.
ini tabel buat contekan agar lebih mudah,
| Subnet Mask | Pervic/CIDR |
| 255.128.0.0 | /9 |
| 255.192.0.0 | /10 |
| 255.224.0.0 | /11 |
| 255.240.0.0 | /12 |
| 255.254.0.0 | /13 |
| 255.255.0.0 | /14 |
| 255.255.128.0 | /15 |
| 255.255.128.0 | /16 |
| 255.255.128.0 | /17 |
| 255.255.128.0 | /18 |
| 255.255.128.0 | /19 |
| 255.255.128.0 | /20 |
| 255.255.128.0 | /21 |
| 255.255.128.0 | /22 |
| 255.255.128.0 | /23 |
| 255.255.128.0 | /24 |
| 255.255.128.0 | /25 |
| 255.255.128.0 | /26 |
| 255.255.128.0 | /27 |
| 255.255.128.0 | /28 |
| 255.255.128.0 | /29 |
| 255.255.128.0 | /30 |
Subnetting Pada IP Class C
Latihan pertama kita coba selesaikan soal berikut pada network address 192.168.1.0/26 tentukan :
a. Jumlah Subnet
b. Jumlah Host per subnet
c. Block subnet
d. Host dan Broadcast yang valid atau IP yang bisa digunakan
Penyelesaian -->
IP address 192.168.1.0/26, berarti klas c. subnet mask /26 berarti
| 11111111 | 11111111 | 11111111 | 11000000 |
a. Jumlah subnet = 2x dimana x adalah banyaknya binary "1" pada kolom terakhir untuk kelas C dan untuk kelas A di kolom ke 3 dan Kelas B di kolom ke 2, subnet 22 = 4 subnet.
b. Jumlah Host Per subnet =2y dimana y adalah banyaknya binary "0" pada kolom terakhir untuk kelas C. host per subnet adalah 26 = 62 host
c. Block subnet = 256 - 192 ( nilai pada kolom terakhir) = 64, subnet berikutnya adalah 64 + 64= 128, dan 128 + 64 = 192. Jadi subnet lengkapnya 64, 128, dan 192.
d. Host dan Broadcast yang valid, untuk lebih mudah-nya buat table dengan catatan host pertama harus 1 angka setelah subnet dan broadcast harus 1 angka sebelum subnet berikutnya.
itulah pembahasan mengenai subneting dan perhitungannya, tinggalkan komentar jika belum ngerti dan terus kunjungi blog saya ok :)
Subnet
|
192.168.1.0
|
192.168.1.64
|
192.168.1.128
|
192.168.1.192
|
Host Pertama
|
192.168.1.1
|
192.168.1.65
|
192.168.1.129
|
192.168.1.193
|
Host Terakhir
|
192.168.1.62
|
192.168.1.126
|
192.168.1.190
|
192.168.1.254
|
Broadcast
|
192.168.1.63
|
192.168.1.127
|
192.168.1.191
|
192.168.1.255
|
itulah pembahasan mengenai subneting dan perhitungannya, tinggalkan komentar jika belum ngerti dan terus kunjungi blog saya ok :)
